PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MODEL PALU

  • Abdul Jalil Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datokarama Palu
Kata Kunci: Stres Kerja dan Kinerja Pegawai

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Stres Kerja yang meliputi Stres Lingkungan, Stres Organisasi, danStres Individu terhadap Kinerja Pegawai Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Palu. Permasalahan yang dikemukakandalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh stres kerja yang terdiri dari Stres Lingkungan, Stres Organisasi, danStres Individu terhadap Kinerja Pegawai Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Palu. Dari permasalah diatas diajukanhipotesis penelitian diduga bahwa stres kerja yang terdiri dari Stres Lingkungan, Stres Organisasi, dan Stres Individuberpengaruh terhadap kinerja Pegawai Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitianVerifikatif, teknik penarikan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus. Penelitian ini dilakukan di MadrasahAliyah Negeri 2 Model Palu. Total sampel yaitu 51 orang responden.Untuk membuktikan hipotesis tersebut, peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda. Dari hasil penelitianditemukan ada pengaruh stres kerja yang terdiri dari stres lingkungan (X1), stres organisasi (X2) dan stres individu (X3)terhadap kinerja pegawai MAN 2 Model Palu. Hal ini terlihat dari stres lingkungan (X1) dengan nilai sig. 0,014, stresorganisasi (X2) dengan nilai sig 0,025 dan stres individu (X3) dengan nilai sig 0,038 dimana lebih kecil dari alfa 0,05.Variabel stres lingkungan paling dominan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai MAN 2 Model Palu.Diharapkan kepada Pimpinan MAN 2 Model Palu hendaknya memperhatikan faktor lingkungan, organisasi danindividu karena ketiga faktor ini dapat memberikan pengaruh ke kinerja pegawai. Diharapkan kepada Pimpinan MAN 2Model Palu memperhatikan, serta menjaga stabilitas stres kerja yang disebabkan faktor lingkungan, organisasi danindividu memalui kegiatan yang memotivasi seperti ESQ, rekreasi, out bond, waktu relaksasi, pembagian jam kerja,forum diskusi, kotak saran dan keterbukaan pimpinan yang pada akhirnya berimplikasi kepada kinerja pegawai yangoptimal. Pihak MAN 2 Model Palu harus memberikan perhatian ekstra untuk pegawai yang berada dilingkungan kantor.Kondisi lingkungan yang kotor, panas dan tuntutan kerja yang diatur oleh waktu menyebabkan pegawai akan lebihmudah mengalami tekanan.

Referensi

Bernardin dan Russel, Human Resource

Management, PT. Bhuana Uilmu Pupuler.

Jakarta. 1993

Handoko, Manajemen. BPFE. Yogyakarta. 1995

Husein Umar, Metodologi Penelitian, PT. Raja

Grafindo Persada. Jakarta. 2008

Mangkunegara, Anwar, Evaluasi Kinerja Sumber

Daya Manusia. PT. Remaja Resdokarya.

Bandung. 2006

Prawirosentono.S, Manajemen Sumber Daya

Manusia, Kebijakan Kinerja Karyawan.

BPFE, Yogyakarta. 1999

Pandji Anoraga, Psikologi kerja, cet. Ke-4 . PT.

Rieneka Cipta . Jakarta. 2006

Robbins, Stephen P, Perilaku Organisasi : PT.

Indek kelompok Gramedia Group. 2003

, Management stress. Universitas

Diponegoro. Jakarta. 2006

Ruslan, Rosadi, Metode Penelitian. PT. Raja

Grafindo Persada. Jakarta. 2004

Santoso, Riset Penelitian. PT. Raja Grafindo

Persada. J

Diterbitkan
2020-07-04