PENGARUH PELAKSANAAN MODEL KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS V SDN 201 TAMMU-TAMMU

  • Nasriani Nasriani Universitas Madako Tolitoli
Kata Kunci: Pelaksanaan Model Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Kemampuan Berkomunikasi.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan model kooperatif tipe TGT (Team GamesTournament), mengetahui gambaran kemampuan berkomunikasi, menguji pengaruh pelaksanaan model kooperatif tipeTGT (Team Games Tournament) terhadap kemampuan berkomunikasi siswa kelas V SD Negeri 201 Tammu-Tammu.Penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan true eksperimental deisgn yaitu dengan desain pretest-posttestcontrol group design. Pada penelitian ini terdapat dua variable: variable bebas yaitu pelaksanaan model kooperatif tipeTGT (Team Games Tournament) dan variable terikat adalah kemampuan berkomunikasi siswa. Populasi dalampenelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 201 Tammu-Tammu yang berjumlah 53 siswa. Selanjutnya penentuansampel menggunakan probability sampling dengan jenis simple random sampling dibagi dalam dua kelompok yaitukelompok eksperimen dan kelompok control masing-masing 20 siswa. Instrumen divalidasi oleh dosen ahli. Data yangdiperoleh dianalisis dengan dua jenis statistik yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial meliputi uji normalitasdata, uji homogenitas data dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS for windows 20.Hasil analisis menunjukkan bahwa: (i) pelaksanaan model kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament)dalam pembelajaran IPS terdiri dari tahap penyajian kelas, belajar dalam kelompok, games tournament danpenghargaan kelompok pada umumnya terlaksana dengan baik. (ii) kemampuan berkomunikasi siswa pada kelompokeksperimen sebelum pembelajaran memiliki skor rata-rata kemampuan berkomunikasi siswa yaitu 69,85, setelahdibelajarkan dengan pelaksaan model kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) terjadi peningkatan skor rata-rata88,65. Pada kelompok kontrol sebelum pembelajaran skor rata-rata kemampuan berkomunikasi siswa yaitu 67,9 dansetelah pembelajaran meningkat yaitu 74,0. (iii) Pelaksanaan model kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament)berpengaruh terhadap kemampuan berkomunikasi siswa kelas V SD Negeri 201 Tammu-Tammu.

Referensi

Fathurrohman, M. (2015). Model-Model

Pembelajaran Inovatif. Jakarta: ARRuzz MediaNasriani: Pengaruh Pelaksanaan Model Kooperatif … 9

Scolae: Journal of Pedagogy, Volume 1, Number 1, 2020: 1-9

Sani, A.R . (2015). Inovasi Pembelajaran.

Jakarta: Bumi Aksara Kencana Prenada

Media

Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif

dilengkapi dengan perbandingan dan

perhitungan manual dan SPSS.

Jakarta: Kencana Prenada Media

Group.

Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian,

Bandung: Alfabeta.

Suhartono, S. (2015). Filsafat Administrasi

Pendidikan. Makassar: Badan Penerbit

UNM.

___________. (2016). Filasafat Pendidikan.

Makassar: Badan Penerbit UNM

Waritsman, A. (2019). Perbandingan Keefektifan

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe

Student Team Achievement Division dan

Tipe Team Assisted

Individualization. Tolis Ilmiah: Jurnal

Penelitian, 1(1).

Yudiasmini dkk. (2014). Penerapan Model

Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams

Games Tournament (TGT) Berbantuan

Media Puzzle dalam Meningkatkan

Perkembangan Kognitif. Universita

Pendidikan Ganesa.

Diterbitkan
2020-06-04