PERAN GURU PPKN DALAM PENERAPAN KARAKTER SOPAN SANTUN PADA SISWA DI MTs DDI OGOAMAS
PERAN GURU PPKN DALAM PENERAPAN KARAKTER SOPAN SANTUN PADA SISWA DI MTs DDI OGOAMAS
Abstract
This study aims to describe the role of Civic Education teachers in implementing polite character among students at MTs DDI Ogoamas, identify the challenges faced by teachers, and examine supporting factors. The study employed a descriptive qualitative approach. It was conducted at MTs DDI Ogoamas in July–August 2024, involving a Civic Education teacher and students as research subjects. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the teacher’s role was implemented through habituation of polite speech and behavior, motivational guidance, direct practice of etiquette, teacher modeling, educational reprimands, and classroom rules. Character formation was also reinforced through morning routines, Qur’an reading, and congregational Dhuha prayer. The main challenges were limited monitoring of students’ behavior, low confidence among some students in displaying polite behavior, and limited cooperation between teachers and parents. Supporting factors included consistent habituation, teacher modeling, school rules, institutional support, and the surrounding environment. The study concludes that Civic Education teachers play an important role in developing polite character through consistent, humane, and continuous educational practices.References
Andiarinini. (2018). Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan pembiasaan dalam peningkatan mutu sekolah. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 1(2), 238–243.
Asy’ari, H. (2016). Pendidikan akhlak untuk pelajar dan pengajar. Pustaka Tebuireng dan Bina Ilmu Cukir.
Djuwita, P. (2017). Pembinaan etika sopan santun peserta didik kelas V melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Nomor 45 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1).
Fathurrohman, P. (2017). Pengembangan pendidikan karakter. PT Refika Aditama.
Imran, Rustiyarso, & Supriadi. (2019). Pengembangan karakter sopan santun siswa di MAN 1 Mempawah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(3).
Kelompok. Vol. 1, No. 1, September 2014
Kholifah, A. N., & Hamidah, H. (2021). Pembentukan karakter sopan santun siswa sekolah dasar melalui budaya Jaga Regol. Ibtida’, 2(1).
Kholifah, K., & Naimah, T. (2017). Studi tentang sopan santun peserta didik. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 1(2).
Lestari, W., Yulyana, E., & A. L. (2022). Peran pola asuh orangtua terhadap karakter sopan santun siswa kelas IV SD Inpres Beru. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(3), 178–183.
Ni’mah, M. (2019). Tata krama, sopan santun dan rasa malu. Cempaka Putih.
Pustikasari, A. W. (2020). Analisis dampak pembiasaan pagi hari terhadap karakter sopan santun di SDN Manisrejo. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 264–276.
Saroni, M. (2019). Pendidikan karakter tanpa kekerasan: Upaya membentuk karakter bangsa yang lebih baik. Ar-Ruzz Media.
Slavin, Robert . 2016 . Cooperative Learning, Teori Riset dan Praktik . Bandung . Nusa Media
Sugiyono . 2019 . Metode Penelitian Pedidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan) . Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yeshy, dkk . 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Cooperation In Education (Co-Op Co-Op) terhadap Kemampauan Pemecahan Masalah Matematis Peserta didik pada Materi Kubus dan Balok . Volum 2 Nomor 1 bulan Maret 2017. Page 109-116 .
Yusuf. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Prenadamedia Group.
Asy’ari, H. (2016). Pendidikan akhlak untuk pelajar dan pengajar. Pustaka Tebuireng dan Bina Ilmu Cukir.
Djuwita, P. (2017). Pembinaan etika sopan santun peserta didik kelas V melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Nomor 45 Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1).
Fathurrohman, P. (2017). Pengembangan pendidikan karakter. PT Refika Aditama.
Imran, Rustiyarso, & Supriadi. (2019). Pengembangan karakter sopan santun siswa di MAN 1 Mempawah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(3).
Kelompok. Vol. 1, No. 1, September 2014
Kholifah, A. N., & Hamidah, H. (2021). Pembentukan karakter sopan santun siswa sekolah dasar melalui budaya Jaga Regol. Ibtida’, 2(1).
Kholifah, K., & Naimah, T. (2017). Studi tentang sopan santun peserta didik. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 1(2).
Lestari, W., Yulyana, E., & A. L. (2022). Peran pola asuh orangtua terhadap karakter sopan santun siswa kelas IV SD Inpres Beru. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(3), 178–183.
Ni’mah, M. (2019). Tata krama, sopan santun dan rasa malu. Cempaka Putih.
Pustikasari, A. W. (2020). Analisis dampak pembiasaan pagi hari terhadap karakter sopan santun di SDN Manisrejo. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar, 2, 264–276.
Saroni, M. (2019). Pendidikan karakter tanpa kekerasan: Upaya membentuk karakter bangsa yang lebih baik. Ar-Ruzz Media.
Slavin, Robert . 2016 . Cooperative Learning, Teori Riset dan Praktik . Bandung . Nusa Media
Sugiyono . 2019 . Metode Penelitian Pedidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan) . Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yeshy, dkk . 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Tipe Cooperation In Education (Co-Op Co-Op) terhadap Kemampauan Pemecahan Masalah Matematis Peserta didik pada Materi Kubus dan Balok . Volum 2 Nomor 1 bulan Maret 2017. Page 109-116 .
Yusuf. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Prenadamedia Group.
Published
2026-08-12
How to Cite
Meli, M., & Nurdin, E. (2026). PERAN GURU PPKN DALAM PENERAPAN KARAKTER SOPAN SANTUN PADA SISWA DI MTs DDI OGOAMAS. Scolae: Journal of Pedagogy, 7(2), 16-23. https://doi.org/10.56488/scolae.v7i2.203
Section
Articles

